Senin, 16 April 2018, 15:25

Belum Terima Bayaran, Tiga Dancer Sexy Sudah Diangkut

BATAM, POSMETRO.CO : Kasus dugaan pornoaksi sexy bike wash di Taman Engku Putri, Batam Center masih berlanjut. Tiga orang penari sexy, ketua komunitas klub motor New Vixion Lightning Family (NVLF), Aksa Halatu selaku Ketua Penjaga Marwah Rudi (PMR) serta penanggung jawab acara masih diperiksa polisi, Senin (16/4).

Informasi yang diterima pewarta dari berbagai sumber di lapangan, sexy dancer ini bermula saat dua komunitas, PMR dan NVLF mengadakan acara. PMR melakukan melantik Aksa sebagai ketua baru komunitas PMR. Sementara NVLF merayakan ulang tahun ke tiga komunitasnya.

Seorang teman dari penari seksi itu mengatakan, penari-penari seksi tersebut hanya melakukan tugas diberikan oleh penyelenggara acara terhadap mereka. Mereka diminta untuk membuat acara menjadi meriah.

Saat kegiatan akan berlansung, tiga penari diberi pakaian oleh Event Organition. Mereka diberi pakaian ukuran XL. "Pakaian yang dikasih tadi dipotong di tempat lokasi oleh penyelenggara," ungkap pria yang namanya tidak mau dikorankan itu saat ditemui di Polresta Barelang.

Usai acara, tiga penari seksi tersebut dijanjikan akan dibayar sehari usai acara, Minggu (15/4). Namun belum sempat transaksi pembayaran, acaranya menjadi viral dan mendapat kecaman dari berbagai pihak. "Belum dibayar sudah kena angkut (polisi)," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pewarta belum mendapat keterangan resmi dari polisi. Informasinya, polisi akan segera melakukan gelar perkara terkait kasus yang sempat viral di media sosial ini.(ddt)