Selasa, 17 April 2018, 14:36

Vihara Patung Seribu Dijadikan Tempat Transaksi Sabu

BINTAN, POSMETRO.CO : Di daerah Kijang Kota, Bintan,  ada satu vihara unik yang sering didatangi wisatawan. Baik wisatawan luar negeri mau pun wisatawan lokal. Apalagi,  jika hari libur,  vihara ini ramai dikunjungi wisatawan dari Malaysia dan Singapura. Vihara Ksitigarbha Budhisattva atau lebih dikenal dengan nama Vihara Patung Seribu.

Ironisnya,  tempat wisata religi yang ramai dikunjungi wisatawan ini, justru dimanfaatkan pengedar narkoba untuk melakukan melancarkan aksinya. Terbukti, Selasa (3/4), pihak kepolisian Polres Bintan  berhasil mengamankan dan melakukan penangkapan terhadap dua orang pria, yang diduga pelaku tindak pidana pengedar narkotika jenis sabu.

Mereka adalah Se T Jui alias Koko (53),  dan satu lagi,  Heri Afandi (34) alias Jek. Pertama, yang ditangkap, adalah Koko. Koko ditangkap di Vihara Ksitigarbha Bodhisattva Jalan Nusantara Km 13 Kijang Kota.  Selanjutnya,  rumah Koko digeledah sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah dilakukan pengembangan, didapati keterangan ada nama Heri Afandi alias Jek terlibat dalam kasus ini. Jek pun ditangkap,  di rumah kediaman nya di Jalan Darussalam Gang Kenanga, Kota Tanjungpinang.

Kronologi penangkapan itu dikatakan Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang,  saat menjawab Posmetro, Senin  (16/4). Lebih lanjut  Boy menjelaskan, pada Selasa  (3/4), sekitar pukul 11.30 WIB  pihak kepolisian Polres Bintan,  mendapat informasi bahwa ada seorang laki-laki yang selama ini menjadi target operasi (TO).

Ditambahkan Boy,  beberapa barang bukti yang diamankan pihak kepolisian Polres Bintan, berupa dua paket narkotika yang diduga narkotika jenis  sabu dengan berat 2,92 gram. Lalu satu unit timbangan elektrik. Satu pipet plastik, satu kaca hisap merk Fanbo, satu buah bong dari botol Listerin, dua mancis gas.(aiq)