Kamis, 19 April 2018, 14:31

Tujuh Tersangka Ditetapkan di Dua Kasus Perjudian di Batam

BATAM, POSMETRO.CO : Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka dua kasus perjudian. Empat orang, MM (27),  SN (29), FB (31) dan, SM (20) menjadi tersangka kasus perjudian Gelanggang Permainan (Gelper) ketangkasan elektronik di Kampung Aceh Simpang Dam, Sei Beduk. Satu diantara, MM merupakan pemain dan tiga lainnya adalah pengawas, pada Rabu (18/4).

Empat orang tersangka ini ditangkap saat penggrebekan pada Jumat (14/4) sore. Gelper tersebut diobok-obok unit Jatanras Polresta Barelang karena terbukti melakukan perjudian. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan satu unit mesin gelper ketangkasan elektronik tembak ikan dan uang tunai Rp4 juta. "Yang menang, bisa langsung menukarkan koinnya dengan uang di tempat tersebut," Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki mengungkap aksi perjudian di lokasi tersebut.

Polisi juga telah mengalungkan gelar tersangka pada manager KTV and PUB Pesona, HA (40). Pasalnya KTV and Pub tersebut menyelenggarakan perjudian bola pimpong. Tempat hiburan malam tersebut digrebek polisi pada Minggu (15/4) malam.

Tak hanya menager KTV and Pub Pesona, polisi juga mengalungkan gelar tersangka pada PT (35) dan EM (39). Dua orang ini merupakan wanita. PT bertugas sebagai pemutar bola pimpong dan EM sebagai wasit. 

Sebagai barang bukti, polisi mengamakan 24 bola pimpong, satu tabung pengguncang, satu unit LCD untuk menampilkan nomor yang keluar, satu unit handycam merek JVC, uang tinao Rp1,5 juta serta, beberapa kupon dan voucher permainan judi bola pimpong.

Akibat perjudian yang dilakukan tujuh tersangka ini, mereka dijerat Pasal 303 ayat (1), (2) dan, (3) jo Pasal 303 Bis jo Pasal 55 KUHP. Mereka terancam hukuman 10 tahun penjara. "Mereka buka tutup dan memanfaatkan kelengahan petugas. Kami komit, semua jenis dan bentuk perjudian akan ditindak tegas," ujar Hengki. (ddt)