Sabtu, 21 April 2018, 15:11

Ribuan Orang Ikuti Goro Bersihkan Sampah di Batam

BATAM, POSMETRO.CO : Sebanyak 1.500 orang, yang diantaranya pengawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dan instansi vertikal lainnya dilibatkan dalam aksi gotong royong sepanjang jalan Windsor, dan Penuin Lubuk Baja, Sabtu, (21/4). Ada beberapa titik kawasan yang menjadi prioritas kegiatan tersebut. 

"Hari ini aksi yang kita laksanakan sampena memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Sasaran utama yang kita lakukan yakni goro-goro dengan melibat pengawai Pemko, TNI/Polri dan petugas kebersihan dan lainnya," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie. 

Sebutnya, ada sekitar 30 unit armada yang dikerah untuk membantu mengangkut sampah. Bahkan alat berat ekskavator dari Dinas Bina Marga juga turut di turunkan untuk mengeruk sampah didalam drainase. Selain itu, bagi pengawai yang berada di Lingkup DLH diwajibkan membawa kantong plastik berisikan sampah yang nantinya akan ditimbang.

"Nantinya sampah yang dibawa pengawai kita pilah-pilah mana yang ekonomis mana yang tidak. Jadi kita tahu siapa saja pengawai DLH yang hadir," jelasnya. Selain itu, pihaknya berharap adanya kesadaran seluruh masyarakat sekitar untuk tidak lagi membuang limbahnya di sembarang tempat. 

"Buanglah sampah pada tempatnya. Kalau setiap orang tidak buang sampah sembarangan, tentunya sampah tak akan berserakan," imbau mantan Camat Lubuk Baja itu.

Sementara Walikota Batam, Muhamma Rudi, sangat memberikan apresiasi kepada mereka yang sudah ikut goro hari ini. Sedangkan bagi yang belum berpartisipasi, ia harap bisa tergugah untuk ikut menjaga kebersihan Batam. Ia mengimbau kepada masyarakat sekitar, untuk membuang sampah pada tempatnya. 

"Pada intinya masyarakat harus bersama perangi sampah. Supaya Batam bersih. Hal negatif seperti sampah ini harus kita selesaikan. Bersama. Tapi dimulai dari pribadi-pribadi. Kalau pribadi sudah peduli sampah, selesai," ujarnya.

Rudi mengatakan, jalan sudah dibangun dan dilebarkan. Jangan sampai jalan sudah bagus, tapi sampah masih berserakan, kendaraan parkir sembarangan. Hal ini menjadikan pariwisata tidak sempurna. Karena untuk pariwisata, yang penting tak hanya keamanan yang dijaga, tapi juga kebersihan.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin menuturkan, aksi goro-goro serupa sudah pernah dilakukan di kawasan ini. Namun, jika dilihat dari jumlah sampah yang diangkut, ada sedikit pengurangan. 

"Untuk drainase Windsor ini sudah berkurang, tadi hanya 2 lori. Tetap sampah plastik, kardus sama kabel. Berbeda pada tahun lalu, ada 5 lori isinya drainase sampah plastik, springbed, kursi dan kabel optik," jelasnya. (hbb)