Rabu, 02 Mei 2018, 11:37
Blue Eagle vs SSB Bermuda Bertarung Sengit

"Banyak Bakat-Bakat Hebat Disini"

BATAM, POSMETRO.CO : Peluit panjang wasit berbunyi hingga menit terakhir di babak kedua. Waktu 2 kali 45 menit itu, habis tak berarti.

Skor di papan pertandingan tidak menunjukkan angka yang diinginkan penonton saat tim Blue Eagle vs SSB Bermuda bertarung di stadion Tumenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Minggu (1/5/2018).

Memang peluang banyak diperoleh tim Blue Eagle. Ada lebih dari 5 kali peluang bersih sudah berhadap-hadapan dengan kiper. Satu kali kena mistar gawang.

"Kipernya bagus," ujar Zubaili, Ketua Komisi Pertandingan Liga Sanford Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Batam, kepada POSMETRO disela pertandingan. 

Zubaili menyebut, pada babak penyisihan pertandingan ke enam di U-14 itu, bibit-bibit baru sudah bermunculan.

"Mereka rata-rata pelajar juga dari SSB," katanya. Pihaknya ingin, kegiatan tersebut menggeliat dan pemerintah dalam hal ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) lebih mensuportnya. Diakuinya acara tersebut terselenggara berkat kerja sama Askot (Asosiasi Kota) PSSI Batam. Selain itu, produsen air kemasan Sanford bertindak sebagai sponsor, yang ikut mendukung berjalannya liga.

Liga kali ini diikuti 26 tim yang terdiri dari umur 12 tahun dan umur 14 tahun. Untuk peserta umur 12 tahun diikuti sebanyak 12 tim, sementara kategori umur 14 tahun diikuti 14 tim.

Dikatakannya, tujuan utama Liga Sanford adalah untuk melakukan pembinaan anak usia dini. Selain itu untuk menyaring bibit dan bakat anak. Sehingga bakat yang dimiliki para peserta dapat tersalurkan.

“Selain U 12 dan 14, nanti juga ada liga untuk U 10 tahun. Usai lebaran juga akan digelar pertandingan khusus U 16. Sedangkan liga untuk senior atau umum, akan dilaksanakan di ujung tahun 2018 mendatang,” ungkapnya.

Liga Sanford kali ini lanjutnya karena diikuti pelajar maka pertandingan kan digelar setiap hari Minggu di Stadion Temenggung Abdul Jamal. Pertandingan dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. “Finalnya pada bulan Agustus mendatang. Tapi puasa nanti kita jeda sebulan,” kata Zubaili. 

Pengamat bola di Kepri, Joko Nugroho mengatakan, Blue Eagle sudah pernah mewakili Batam di tingkat Sumatera menuju tingkat nasional.

"Artinya banyak bibit baru berbakat," kata Joko yang juga anggota DPRD Kepri. Ia berharap Pemerintah Provinsi Kepri bisa andil dalam kegiatan ini. Terutama Dispora Kepri bisa membantu untuk dilakukan di Kabupaten lain, sehingga ada bibit-bibit lain dan nantinya bisa juga mewakili Kepri di tingkat nasional.

"Kenapa kita bisa mewakili, karena kita punya potensi, takutnya jika nggak ditangkap, itu akan hilang. Banyak bakat-bakat hebat di sini," harapnya.(cnk)