Sabtu, 12 Mei 2018, 15:59

Tim Saber Pungli Lingga Ringkus Pegawai Honorer PLN yang Palak Uang Listrik Pedagang

LINGGA, POSMETRO.CO : Tim Saber Pungli Kabupaten Lingga yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan dan pemerintah daerah, di area MTQ Ke-VII Provinsi Kepri, di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga, Sabtu (12/5) berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Seorang oknum petugas PLN tertangkap saat melakukan pungutan liar dengan meminta biaya pemakaian listrik, kepada pedagang di area MTQ dan dilakukan penindakan oleh Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kabupaten Lingga.

Kronologis kejadian seperti dikatakan Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko, Kamis (10/5), diperkirakan Pukul 19.00 WIB ,Unit Penindakan UPP Lingga mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada terjadi pemungutan liar berupa permintaan biaya pemakaian arus listrik PLN di warung-warung yang berada di area Kegiatan MTQ tingkat Provinsi.

"Setelah melihat langsung aksi terduga, kita langsung bergerak cepat untuk melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap terduga pelaku pada saat terduga pelaku sedang menerima uang dari pedagang bernama Wiranto," ungkap Suharnoko, Sabtu (12/5).

Terduga pelaku adalah seorang petugas honorer PLN Dabo yang bernama Israi Hafizar, yang sedang menerima uang dari pedagang untuk biaya pemakaian arus listrik PLN sebesar Rp 200 ribu satu warung.

"Uang itu di pungut Hafizar, dan uang itu pula tidak disetor ke negara, melainkan di guna untuk keperluan pribadi. Sedangkan penggunaan arus listrik dilakukan oleh terduga pelaku tanpa Izin dari Kantor PLN Dabo," ungkap Suharnoko setelah terduga di integrasi oleh tim di TKP.

Katanya lagi, dari hasil pengembangan yang dilakukan, ditemukan barang bukti uang hasil pungutan liar sejumlah sebesar Rp.7.756.000, dari dompet dan rumah pelaku. 

"Barang bukti sudah kita amankan, uang tunai Rp7.756.000, sebuah buku tulis berita nama pemilik warung yang meminta pemakaian arus listrik dan satu set alat penyambutan arus ikut kita amankan. Pelaku sudah kita bawa ke Mapolres Lingga untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.(mrs)