Sabtu, 12 Mei 2018, 16:24

Warna Warni Kampung Melayu Tanjungpinang

PINANG, POSMETRO.CO : Kampung Melayu yang terletak di Jalan Martadinata, Batu 7, Kelurahan Melayu Kota Piring Kecamatan Tanjungpinang Timur kini disulap menjadi Kampung Pelangi. Keberadaan Kampung Pelangi ini selain ingin merubah kawasan pemukiman lebih bersih, juga bertujuan untuk menciptakan objek wisata baru di Kota Tanjungpinang.

Konsep penataan kampung Pelangi di Tanjungpinang memang tidak jauh beda dengan kampung pelangi yang ada di daerah lainnya. Sebelum lakukan penataan dengan mewarnai setiap rumah-rumah warga setempat, kampung Melayu itu terlihat seperti pemukiman yang biasanya, akses jalan dan rumah warga tanpa warna-warni.

Namun, setelah kampung Melayu tersebut di cat warna-warni layaknya seperti pelangi, kini kampung itu menjadi pusat perhatian warga Kota Tanjungpinang, bahkan sempat viral di media sosial. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah meresmikan kampung Melayu itu menjadi Kampung Pelanginya Kota Tanjungpinang.

Sekadar diketahui, sebelum diresmikan, Kampung Pelangi ini sudah ramai dikunjungi masyarakat Kota Tanjungpinang. Kampung Pelangi kini menjadi tujuan wisata bagi masyarakat Tanjungpinang maupun Bintan yang ingin berswafoto. Ketertarikan masyarakat untuk berswafoto karena setiap ruas jalan, lorong menuju pemukiman warga di hiasi dengan berbagai lukisan atau grafiti yang menarik.

Saat peresmian pada Kamis (10/5) sore oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, tampak ratusan masyarakat ibukota Provinsi Kepulauan Riau itu memadati lorong kawasan yang penuh warna tersebut.

Pada kesempatan itu, Raja Ariza mengatakan pesona Kampung Pelangi yang ditaja oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang luar biasa. Dengan diresmikannya Kampung Melayu ini menjadi Kampung Pelangi akan menambah objek wisata baru dan akan meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Tanjungpinang.

Selain itu, Raja Ariza juga berharap kawasan-kawasan unik seperti ini, ke depan bisa bertambah lagi dan semakin lebih baik, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Sehingga harapan pemerintah daerah, pihak swasta, perbankan, hotel dan BUMN bisa bekerja sama dalam membangun Kampung Pelangi ini.

"Dengan adanya Kampung Pelangi ini, mudah-mudahan bisa meningkatkan kesejahteraan masyaraka setempat," ungkapnya.

Menurut Ariza, pembangunan Kampung Pelangi tidak hanya pada permukiman di Kampung Melayu saja. Ke depan, ia ingin dukungan dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Seperti membangun rumah-rumah masyarakat menjadi rumah produksi, baik produksi kuliner maupun kerajinan lainnya.

"Tentu membangun objek wisata ini secara bertahap, kita juga akan menata kawasan Teluk Keriting, Tanjung Unggat dan Senggarang. Senggarang nanti bisa dibangun Kampung Cina, karena ini dilihat dari sudah sejak lama budaya Tiongkok tersebut ada di Kota Tanjungpinang, ini akan kita angkat," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang Raja Kholidin mengatakan penataan Kampung Pelangi di Kampung Melayu ini terus berlanjut. Nantinya, pihaknya akan membangun kamar kecil atau WC umum dan mushola, sehingga masyarakat yang berkunjung di Kampung Pelangi tersebut nyaman.

"Dinas-dinas di Pemko Tanjungpinang juga bisa memprogramkan kegiatannya di sini. Ke depan Kampung Pelangi ini, juga akan dilengkapi dengan sampan-sampan yang disediakan oleh sponsor pihak swasta. Agar bisa menambah wahana di Kampung Pelangi ini," pungkasnya.(bet)