Jumat, 18 Mei 2018, 15:24

Dinkes Cek Takjil Di Baloi Permai

BATAM, POSMETRO.CO : Dinas Kesehatan Kota Batam, mulai turun ke lapangan, untuk mengecek jajanan takjil yang dijual di beberapa  wilayah di Batam. Melalui Tim Pemantau, Dinkes mengawali pengecekan di daerah Baloi Permai pada Kamis (17/5) sore. Dalam pantauan lapangan, Dinkes mengaku belum menemukan jajanan takjil mengandung bahan berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Koesmarjadi, mengatakan bahwa dalam tim pemantau yang ada dari Dinkes, juga dibantu tim dari Puskesmas di setiap kecamatan. Ia mengaku, setiap Puskesmas memiliki alat untuk mengecek bahan berbahaya yang ada pada makanan.

"Alat ini bisa mendeteksi pewarna dan pengawet pada makanan," kata Didi, Jumat (18/5). Didi melanjutkan, dalam pengecekan jajan takjil yang dilakukan, Dinkes hanya mengambil beberapa sampel saja. Sampel yang diambil, yakni makanan yang berwarna mencolok dan menggiurkan.

"Sejauh ini jajanan takjil yang diperiksa aman dan tidak mengandung bahan berbahaya," ujarnya. Ia juga mengapresiasi, terhadap pedagang yang kooperatif dalam pengecekan yang dilakukan pemerintah. Pedagang, diakuinya paham bahwa pengecekan ini merupakan langkah Dinkes dalam menjamin keamanan makanan bagi mereka yang berburu takjil.

"Tentunya kami berharap, pedagang benar-benar menggunakan bahan yang aman dikonsumsi. Agar masyarakat yang berbuka aman dari segala jenis penyakit," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Riau, Yosef Dwi Irawan juga akan memperfokus pemeriksaan bahan pangan di pasar-pasar tradisional dan ritel modern sepanjang Ramadan.

BPOM akan berusaha memastikan seluruh pangan yang dijajakan di Batam, sehat untuk dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya. "Kami punya pilot project, tidak bisa kerja sendiri. Kami terus bersinergi dengan Kementerian Kesehatan untuk Pasar Aman Sehat, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk Pasar Aman Ukur, dikolaborasikan menjadi tertib ukur sehat dan bersih," pungkasnya. (iik)