Rabu, 23 Mei 2018, 13:58

Awas! Jual Tiket Pesawat di Atas HET, Izinnya Bisa Dicabut

BATAM, POSMETRO.CO : Memasuki musim mudik lebaran, Pemerintah Kota Batam mengingatkan kepada maskapai penerbangan rute Batam ke daerah tujuan lainnya, agar tidak menjual tiket diatas harga eceran tertinggi (HET).

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jepridin mengatakan, masalah tiket sangat penting dipantau semua pihak. Karena setiap tahun, harga tiket terus melonjak saat musim mudik atau balik mudik. Hal inilah yang salah satu penyumbang inflasi cukup besar bagi Batam. Karena sebagian warga Batam adalah perantau yang selalu merayakan lebaran di kampung asalnya.

"Tidak dipungkiri tiap tahun agar tiket jelang mudik atau lepas lebaran, berpengaruh kepada inflasi sangat besar. Oleh karena itu saya minya kawan bidang penerbangan tolong HET dijaga betul-betul," kata Jepridin, Rabu (23/5).

Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Batam ini menegaskan, jika ditemukan pelanggaran HET tiket mudik, timnya akan memberikan sanksi bisa sebatas peringatan atau tindakan tegas.

"Kalau memang melanggar. Kita berikan sanksi. Kita tidak ingin merugikan masyarakat yang pulang kampung," tegas Jepridin.

Aturan mengenai tarif batas atas tiket pesawat ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 14 tahun 2016, tentang mekanisme formulasi perhitungan dan penetapan tarif batas dan batas bawah ekonomi pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri. 

Pada Permenhub ini juga tertera tarif batas atas untuk berbagai tujuan penerbangan dengan tiga jenis pesawat. Yakni pesawat propeller dengan jumlah tempat duduk kurang dari 30 seat.

Lalu pesawat propeller lebih dari 30 tempat duduk, dan pesawat jet. Sementara lampiran tarif batas atas pesawat jet, terdapat 33 rute penerbangan dari Batam ke berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya rute Batam-Padang batas atas Rp 1.087.000, Batam-Pekanbaru Rp 784.000, Batam-Jakarta Rp 1.664.000, Batam-Palembang Rp 1.074.000, dan lainnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Kepala Polresta Barelang, Kombes Pol Hengki saat rapat persiapan arus mudik Idul Fitri 1439 H di Kantor Walikota Batam, Selasa (22/5). Ia menegaskan bahwa maskapai penerbangan harus mengikut aturan yang ada. 

"Jika ada yang jual lebih tinggi dari HET, cabut izinnya. Supaya tertib. Karena kasihan masyarakat yang mau pulang. Mudik ini operasi kemanusiaan," tegasnya. (hbb)