Kamis, 24 Mei 2018, 15:53

Bukit Raya Tak Berlayar, Transportasi Laut di Natuna Terdampak

NATUNA, POSMETRO.CO : Kandasnya Kapal Motor Bukit Raya karena menabrak karang di perairan Ninih Kecamatan Bunguran Barat, Jumat (18/5) lalu, berdampak pada pelayanan transportasi laut di Kabupaten Natuna, khususnya saat mudik lebaran tahun 1439 H ini.

Sebagaimana diketahui, Kapal Bukit Raya ini merupakan satu-satunya moda transportasi laut yang menghubungkan satu daerah ke daerah lain di Kabupaten Natuna seperti Midai, Selat Lampa, Subi, Serasan dan sebaliknya, bukan saja saat mudik lebaran akan tetapi juga di bulan- bulan biasa.

"Tak berlayar KM Bukit Raya karena menabrak karang di perairan Ninih Kecamatan Bunguran Barat pekan lalu, sangat berdampak pada moda transportasi laut untuk wilayah Kabupaten Natuna. Hingga kini Bukit Raya masih ditunggu warga untuk berlayar lagi," ungkap Kepala Bidang Perlayaran Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Sapta Nugraha, Kamis (24/5) di Ranai.

Dengan tak berlayarnya KM Bukit Raya ini kata dia pihak Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Dinas Perhubungan telah melayangkan surat secara resmi kepada pihak PELNI dan Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut untuk menggantinya dengan kapal Lain.

Dan sesuai balasan yang diterima kata dia pihak PELNI akan mengganti KM Bukit Raya dengan KM Lawit dan KM Sabuk Nusantara.

"Tanggal 20 Mai lalu Direksi PELNI mengadakan rapat kilat. Dari rapat tersebut disepakati Bukit Raya diganti dengan KM Lawit dan Sabuk Nusantara," kata Sapta Nugraha.

Hanya saja sebut dia jadwal kedua kapal pengganti ini dikhawatirkan tak  sesuai dengan jadwal Bukit Raya yang sudah ditentukan jauh hari sebelumnya.

"Meski sudah ada pengganti KM Bukit Raya yaitu KM Lawit dan Sabuk Nusantara kita kawatirkan tak sesuai jadwal terutama saat Mudik lebaran 1439 H ini. Hal disebabkan moda transportasi laut yang dimiliki PELNI selaku Pelayaran resmi pemerintah tak mencukupi," sebut dia.(maz)