Jumat, 25 Mei 2018, 22:57

Dramatis, 4 Bajak Laut Selat Malaka Dilumpuhkan Tim WFQR Lantamal IV dan Lanal TBK

KARIMUN, POSMETRO.CO : Empat terduga pelaku perompakan yang sering beraksi di peraian Selat Malaka, berhasil dilumpuhkan Tim WFQR Lantamal IV bekerjasama dengan Lanal Tanjungbalai Karimun. 

Sementara enam terduga lainnya berhasil kabur, usai boat pancung dengan mesin tempel 40 PK yang digunakan para pelaku sengaja dihantamkan ke speed boat Tim WFQR yang melakukan pengejaran.

Keempat yang berhasil diamankan diantaranya HS, RA, DN dan NK. Dari keempatnya, dua diantaranya DN dan NK diamankan di laut. Penangkapan pertama dilakukan terhadap NK (39), ia diamankan lantaran terjatuh dari atas boat pancung para pelaku usai menghantam kapal petugas, sementara tujuh rekananya berhasil kabur. 

Dari NK penangkapan terus berlanjut, petugas pun berhasil mengamankan satu pelaku lagi berinisial DN.

"Usai dari DN kemudian dikembangkan kemudian berhasil diamankan dua pelaku lagi di darat. Kedua pelaku berinisial RA dan HS, kedua diamankan atas keikut sertaan dalam komplotan ini. RA merupakan residivis dalam kasus serupa dan pernah menjalani hukum selama 3 tahun penjara di Rutan Tanjungbalai Karimun, RA bertugas sebagai penyuplai logistik seperti BBM dan lainnya. Sementara HH bertugas sebagai donatur alias yang membiayai para pelaku untuk membeli boat pancung seharga Rp 24 juta yang digunakan untuk melakukan aksi tersebut," jelas Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Imam Teguh SantoSa yang didampingi Ass Intel Danlantamal IV, Kolonel Laut (S) Tatang dan PJS Danlanal Karimun, Letkol Laut (P) Didik Wahyudi dalam jumpa pers Jumat (25/5/2018) sore di Mako Lanal Tanjungbalai Karimun.

Dari hasil penangkapan tersebut petugas juga mengamakan sejumlah spare part kapal yang berhasil diamankan dari tangan para pelaku. 

Dalam melakukan aksinya pelaku dikenal rutin melakukannya. Bahkan diketahui dalam satu bulan pelaku beraksi hingga 20-30 kali.

"Targetnya kapal-kapal baik asing maupun nasional yang melintas di perairan Selat Malaka, dan ini sangat menjadi pekerjaan kita untuk melakukan pengawasan dan rasa aman bagi pengguna laut," papar Imam lagi.

Di samping itu, pihaknya juga mengamankan satu boat pancung yang mengalami kerusakan bagian depan akibat mengahantam speed boat WFQR milik petugas.

"Saat ini enam pelaku lainnya masih dalam penyelidikan kita, keenamnya berhasil kabur setelah berhasil mengandaskan kapalnya di darat usai menghantam kapal petugas," tegasnya lagi.

Selain mengamankan pelaku juga petugas mengamankan dua bilah parang yang diduga kuat merupakan milik para pelaku dalam melakukan aksinya.(ria)