Sabtu, 26 Mei 2018, 16:21

Pencuri Kotak Infak di Sagulung Dihajar Massa

BATAM, POSMETRO.CO : Pria kurus itu berjalan masuk ke Mesjid Babussalam, Kavling Sei Lekop Kecamatan Sagulung. Bukannya hendak beribadah namun, ia mencuri, Sabtu (26/5) sekitar pukul 00.20 WIB. Matanya awas. Celingak-celinguk memperhatikan sekitar mesjid. Sepi, tak ada orang yang terlihat. Pria yang belakangan diketahui bernama Dwi R alias IY itu bergegas masuk ke mesjid.
Matanya tertuju pada kotak amal bercat hijau. Kotak amal yang bertulis Infak Pembangunan Mesjid Babussalam itu menjadi tergetnya. "Kota amal mesjid itu dicongkel," kata Agus, warga sekitar.

Kasak-kusuk pria 37 tahun tersebut hendak mencuri uang dalam kota amal tersebut. Ia begitu nafsu ingin segera mendapatkan rupiah dalam kotak yang terkunci rapat sehingga, tak sadar jika suara benturan-benturan kotak dan gesekan kaki kotak amal ke lantai berdenyit kuat. Seorang penjaga mesjid yang saat itu sedang mengisi bak tempat berwuduk mendengar suara tersebut. Ia curiga. Lantas segera melongok. "Maling.. Maling..," teriak penjaga mesjid seperti yang diceritakan saksi.

Dwi, pelaku pencurian kaget. Ia langsung mengambil langkah seribu dan ngacir. Suara teriakan didengar warga. Dwi dikejar dan dikepung. Tak ada lagi celah untuknya kabur. Bogem mentah mendarat ke kepala dan tubuh Dwi. Ia menerima hukuman dari warga yang kesal. Kepalanya benjol, hidungnya berdarah. 

"Mendapat informasi itu, anggota kita langsung ke lokasi," kata Kapolsek Sagulung, AKP Yuda Surya saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengambil keterangan saksi-saksi. Sementara, pelaku sudah disel di Polsek Sagulung. Dwi dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat).

"Dia terancam hukuman tujuh tahun penjara," pungkas Yuda. Dunia Dwi telah mendapatkan hukuman dihajar warga dan masuk penjara. Azab dari Allah mungkin akan didapatkannya kelak di akhirat karena telah berani mencuri di Mesjid, yang dicuri pun uang amal umat untuk pembangunan rumah ibadah.(ddt)