Minggu, 27 Mei 2018, 20:42
Segera Tayang, Film Layar Lebar Batam

Warga Dapur 12, Bintangi Film Ramlie oii Ramlie

BATAM, POSMETRO.CO : Berangkat dari kegelisahan budaya Melayu yang mulai terkikis di daerah perbatasan (Batam), membuat sekumpulan remaja di Batam,  yang tergabung dalam Zettamind Production mengangkat kembali budaya Melayu ke kancah nasional. 

Jumlah mereka tidak sedikit. Lebih dari 40 orang, dari berbagai kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa. Lewat film yang berjudul Ramlie oii Ramlie, yang diperankan masing-masing talent, bersama-sama memajukan industri perfilman Batam. 

Ramlie oii Ramlie, merupakan tokoh yang tak asing didengar. Penulis sekaligus sutradara pada film Ramlie oii Ramlie, Pajri Andika mengungkapkan karya yang akan segera digarap produksinya pada awal Juli 2018 itu terinspirasi dari sosok P Ramli. 

"Awalnya terinsipirasi dari sosok itu (P Ramli) ," ujar Pajri, usai silaturahmi dan berbuka bersama keluarga besar perfilman Batam, Ramlie oii Ramlie di Hotel Golden Bay, Bengkong Laut, Sabtu (26/5). 

"Kenapa namanya Ramlie, dalam film nanti akan kita dijelaskan," katanya. Tapi sedikit bocoran, sebut Pajri, Ramlie oii Ramlie bercerita tentang sosok pemuda yang malas bangun pagi dan memiliki cita-cita sederhana agar bisa berkencan dengan kekasihnya. 

Namun dengan segala upaya, akhirnya pemuda yang tidak memiliki pekerjaan itu mengelabui ibunya.

Namun lanjut Pajri, dalam cerita tersebut ada suatu kejadian yang membuat pemuda tersebut berubah setelah bertemu dengan beberapa tokoh Melayu. Dalam film ini pihaknya ingin menyampaikan bahwa orang Melayu itu bukan seperti karakter Ramlie. 

"Melayu sudah jauh berkembang, hanya Ramlie saja. Jadi ada nilai edukasinya," papar Pajri. Produser film dari Ramlie oii Ramlie, Je Yatmoko, menambahkan pihaknya dalam film ini tidak hanya sekedar mengangkat budaya Melayu saja, melainkan beberapa destinasi wisata di Batam akan tereksplor sebagai wujud dukungan terhadap rencana pemerintah menjadikan Batam sebagai kota pariwisata.

Meski demikian lanjut Je, film Ramlie oii Ramlie ini masih membutuhkan banyak dukungan dari berbagai lapisan seperti pemerintah maupun masyarakat pada umumnya. 

"Dukungan pemerintah sangat kita harapkan, terutama dari perizinan. Karena kita terbatas dana, tolong bantu promisikan film ini," harap Je. Untuk persiapan saat ini, sambung Je, sudah masuk tahap produksi film yang rencananya minggu ke dua bulan Juli. 

"Sebelum itu reading selama 2-3 minggu setelah itu langsung syuting 14 hari," tambahnya.  

Diakui Je, pihaknya sedikit kesulitan untuk mencari tokoh yang karakternya pas seperti Ramlie. 

"Dari sekian ratus peserta, cuma mengerucut dua karakter Ramlie yang benar-benar kita inginkan," kenangnya. 

Di mana Ramlie sendiri adalah anak yang konyol, pola tingkahnya yang sebenarnya tidak mau melucu, tapi orang ingin ketawa kalau melihat Ramlie. 

"Jadi itu yang agak susah kita cari. Jadi orang yang bisa komedi secara natural sekaligus bisa berdrama. Dalam film ini Ramlie akan mengadakan suatu pencarian jati diri," kata Je lagi. 

Je menyebut untuk pemain inti ada sekitar 10 orang, yang lain pemain pendukung. Tapi pemeran utama di film ini adalah Ramlie bersama Laila. 

Tokoh Ramlie diperankan Muhammad Rizki Sahlian warga Dapur 12 Sagulung dan tokoh Laila diperankan Aziza.

Untuk kokasi syuting utama berada di Nongsa serta sejumlah spot-spot wisata Batam yang akan ditonjolkan dalam film ini.(cnk)