Selasa, 29 Mei 2018, 14:46

Nekat, 8 Nelayan Batam Ini Curi Kabel Optik Bawah Laut Seberat 12 Ton

BATAM, POSMETRO.CO : Semulanya delapan orang ini adalah nelayan, tapi karena himpitan ekonomi delapan orang ini nekat mencuri 12 ton kabel optik bawah laut. Tapi akhirnya mereka harus berhadapan dengan hukum dan diamankan oleh pihak Badan Keamanan Laut (Bakakamla).

Para komplotan pencuri ini menggulung kabel optik Telkomsel yang terpasang di bawah laut, tepat di perairan Tanjung Berakit. Kabel jaringan tersebut terbentang dari Batam menuju Singapura. 

Hendi (37) seorang pelaku mengatakan, mereka punya bagian tugas masing-masing saat mencuri.  Mulai dari penyelam, nahkoda, tukang potong kabel opktik dan lain sebagainya. Dia sendiri mengaku sebagai penyelam. "Informasi tentang keberadaan kabel optik ini kami ketahui dari nelayan lain, lalu kami menyusun rencana untuk menggulung kabel optik tersebut," ucapnya.

Dia memenceritakan, untuk mengikat kabel optik tersebut butuh waktu 15 menit di bawah laut. Lalu kabel optik ini akan di tarik ke atas kapal menggunakan katrol. Lalu petugas lainnya akan memotong kabel dengan panjang 4 meter. "Jadi siap di tarik ke atas langsung di potong potong menjadi 4 meter. Selama 10 hari, kami beberhasil mendapatkan ratusan potong kabel optik," tegasnya.

Namun sebelum menikmani uang hasil kejahatannya, Hendi dan 7 rekannya sudah terlebih dahulu di bekuk oleh petugas Bakamla. Kabakamla Laksamana Madya TNI Arie Soedewo menyebutkan, awal penangkapan ini berdasarkan informasi yang diterima. Setelah melakukan pengembangan, KN. Belut Laut 4806 berhasil mengamankan KM Topan Ocean di Tanjung Betakit pada hari Sabtu (26/5) pukul 09.27 WIB. 

"Setelah di periksa, kapal tersebut tidak memiki dokumen muatan. Bahkan dokumen kapalnya sudah tidak berlaku lagi," jelasnya saat menggelar espos, Senin (28/5) siang.

Lanjut Arie Soedewo, dari pengakuan para tersanka, mereka mencuri kabel optik dengan cara manual. Lalu hasil curiannya akan di jual kepada pria berisial HE yang berdomisi di pulau Bangka.(jho)