Rabu, 27 Juni 2018, 14:53

Lima Kali Beraksi, Dua Penghipnotis Dibekuk Polisi

BATAM, POSMETRO.CO : Polsek Sei Beduk menangkap dua orang pelaku hipnotis, Bosden Albert Sianipar (43) dan Deslin Ricardo Sianipar (28). Dua orang pelaku ini ditangkap setelah menghipnotis dan menipu beberapa orang buruh di kawasan Industri Kota Batam.

Penangkapan dua orang ini berawal dari laporan korbannya, Novi Yanti Situmorang (27). Mereka mengaku dihipnotis oleh pelaku pada Senin (18/6) pagi lalu. Saat itu, Novi sedang berjalan bersama kawannya, Rusmiarti. Di pintu 3 kawasan Industri Batamindo Industrial Park (BIP) tepatnya samping PT Sumitomo, dua pelaku yang menggunakan mobil menghampiri korban. "Awalnya dia pura-pura menanyakan alamat," kata Kapolsek Sei Beduk, AKP Sutrisno Saragih melalui Kanit reskrimnya, Ipda Budi Santosa, Rabu (27/6).

Dengan mulut manisnya, dua pelaku berhasil merayu korban untuk naik ke mobil Xenia warna silver dikendarainya. Korban pun dibawa jalan-jalan ke arah Batam Center. Di mobil tersebut, seorang pelaku, Ricardo, warga Tiban Koperasi Blok D nomor 96 Kelurahan Tiban Baru, Sekupang itu mengaku sebagai Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia. "Pelaku ini bercerita-cerita sedihlah tentang dirinya untuk mendapat simpati korban," ungkapnya.

Pelaku mengaku sangat membutuhkan uang. Rekan pelaku, Bosden, warga Permata Hijau Blok M nomor 8 Kelurahan Bukit Tempayan,  Batu Aji pun membenarkan setiap kisah yang diceritakan kawannya. Dengan jurus-jurusnya, dua pelaku meminta bantuan korban. Ia membujuk korban agar mau meminjamkan hartanya.

Korban yang sudah terlena dengan kata-kata pelaku akhirnya mengikuti semua keinginan pelaku. Korban melepas kalung, cincin dan, anting emasnya lalu menyerahkan pada pelaku. Satu unit hape Oppo F1S miliknya juga diberikan.

Berdasarkan keterangan korban, polisi barhasil mengetahui identitas pelaku. Kamis (21/6) sekitar pukul 19.45 WIB, polisi berhasil menangkap Bosden di pangkalan ojek Cipta Puri, Tiban tanpa perlawanan. Setelah dilakukan pengembangan, hanya dalam waktu satu jam kemudian polisi juga membekuk Ricardo.Kepada polisi, dua penipu itu akhirnya mengakui perbuatannya. Ia mengaku sudah beraksi sebanyak lima kali di Kota Batam.(ddt)