Senin, 02 Juli 2018, 15:14

23 orang Bidan PTT Batam Diangkat Menjadi PNSĀ 

BATAM, POSMETRO.CO : 23 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan kerja Pemerintah Kota (Pemko) Batam diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), di lantai IV Kantor Walikota Batam, Senin, (2/7). Keseluruhannya merupakan Bidan Pengawai Tidak Tetap (PTT) dengan golongan pangkat ruang Pengatur/IIC dari Provinsi Kepri yang bertugas di wilayah kerja Pemko Batam. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Sahir menyampaikan, para bidan yang sudah mengambil sumpah dan janji PNS akan diserahkan Surat Keputusan (SK). 

"Bagi mereka yang diangkat sumpah kita bacakan petikan SK nya. Begitu juga PNS yang petikan berita acaranya hilang akibat pindah tugas atau kelalaian melakukan pengambilan sumpah hari ini," kata Sahir.

Secara langsung pengambilan sumpah dan janji PNS dilakukan oleh Wali Kota (Wako) Batam, Muhammad Rudi. Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan agar pegawai yang baru dilantik sebagai PNS dapat meningkatkan kinerjannya dam kemampuannya terutama dalam mengoperasikan komputer. Rudi menilai, hal tersebut sangat perlu mengingat kemajuan teknologi dan menunjang pekerjaan. Setidaknya lara PNS yang diangkat memiliki kemampuan mengoperasikan alat perangkat itu dengan lancar.

"Bagi yang sudah diangkat dari golongan I ke golongan II dan dari golongan II ke golongan III. Harus bisa mengoperasikan komputer. Karena ujiannya saja sudah menggunakan system Computer Assisted Tes (CAT)," kata Rudi.

Tidak lupa Wako mengingatkan supaya PNS yang dilantik dapat meningkatkan disiplin dan tepat waktu dalam bekerja. Ia tidak ingin ada pegawainya yang bermalas-malasan karena baru diangkat. karena sebagai pimpinan tertinggi ia ingin mengubah image masyarakat tentang kinerja pegawai Pemko yang tidak baik.  

Rudi kembali menegaskan kepada tiap Pimpinan OPD untuk dapat mengawasi dan melaporkan pegawai yang tidak disiplin. Agar kinerja para pengawainya bisa terkontrol.

"Bagi siapa yang tidak masuk pimpinan OPD buat laporan dan ke depan tunjangan bisa nol. Tujuannya untuk memacu kinerja bapak/ibu. Agar pembangunan Kota Batam bisa cepat kita lakukan," tegas mantan anggota dewan itu.

Sebutnya, saat ini pembangunan Kota Batam tidak bisa hanya dihajaln oleh Walikota, Wakil Wali Kota dan Sekda saja. Namun, harus didukung oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemko Batam dan masyarakat. "Kalau ingin merubah Kota Batam harus bersama-sama. Untuk itu kebijakan saya dari level atas tolong dilaksanakan di level bawah" ungkapnya. (hbb)