Senin, 16 Juli 2018, 14:59

Mayat Terbungkus di Jembatan Sei Wacopek Ternyata Warga Bukit Cermin

PINANG, POSMETRO.CO : Sosok mayat perempuan yang ditemukan terikat dan terbungkus karung plastik di bawah jembatan Sei Wacopek pada Minggu (15/7) pagi diketahui bernama Supartini, warga Jalan Bukit Cermin, RT 01 RW 01 Kelurahan Bukit Cermin Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang. Korban mulai meninggalkan rumahnya pada Jumat malam, 13 Juli kemarin.

Kepergian Tini, sapaan Supartini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. Bahkan, meski jenazah korban masih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, sejumlah tetangga dan kerabatnya pun turut berdatangan ke rumah korban pada Senin (16/7) pagi. 

Pagi itu, sang ibu tak bisa membendung tangisannya. Abang dan adik korban terlihat sibuk menerima kedatangan saudara dan kerabat yang hendak melayat. Namun, tidak sekata pun yang bisa diceritakan oleh Supri, abang sulung korban.

"Nanti dulu, kami lagi berduka," kata Supri saat ditemui POSMETRO.

Sementara itu, Irwan, ketua RT 01 RW 01 yang berbeda di tengah keramaian para pelayat itu menuturkan, informasi yang diterima dari pihak keluarga, bahwa korban sebelumnya sempat pamitan untuk mengambil kue. Kue itu, katanya digunakan untuk keperluan acara kenduri abangnya yang hendak naik haji. "Malam Sabtu (Jumat malam), almarhumah pamit mau ambil kue, soalnya kue itu untuk kenduri, tapi sampai sekarang tidak ada berita," tuturnya.

Irwan menceritakan, korban saat pergi membawa sepeda motor pamannya. Namun keberadaan korban hingga minggu belum diketahui. Ketahuannya, kata dia, ketika berita penemuan sosok mayat bertubi-tubi muncul di media sosial. Saat itu, pihak keluarga mulai curiga dan mencoba mencari informasi keberadaan mayat tersebut.

Sebelumnya, Kawasan jembatan Sei Wacopek, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari pada pukul 08.00 WIB, Minggu (15/7) mendadak ramai. Sosok mayat yang terbungkus dengan karung putih memakai celana jeans warna biru mengapung di bawah jembatan itu menjadi perhatian para pengendara yang melintasi jembatan Tanjungpinang-Kijang tersebut.

Sejumlah warga sempat turun melihat dari kedekatan untuk memastikan sosok mayat tersebut. Sebelum mayat itu diseret ke tepi, mayat sempat mengapung dan terseret arus sungai Wacopek itu. Sosok mayat itu awalnya ditemukan oleh seorang nelayan yang melintasi sungai itu.

"Saya sempat melihatnya dari jembatan, ada nelayan yang menemukan mayat itu terseret arus, tapi tak tahu namanya," ungkap Nata, warga yang melintasi jembatan tersebut.(bet)