Rabu, 25 Juli 2018, 15:04

Miris, Bakar Sampah Ada Bayi yang Ikut Terbakar

BATAM, POSMETRO.CO : Sappe Pasaribu(23) baru  bangun dari tidurnya, pada pagi Rabu (25/7). Ia pun memulai aktifitas dengan cara mengumpulkan semua sampah yang ada di depan kosnya, tepatnya di Perum Mukakuning Permai II(Pemda II) Rt 06/ Rw 20, Jalan Bunguran Timur no 419, Buliang, Kecamatan Batuaji.

"Bau dari tempat sampah itu membuat pengap," kata pria yang tinggal dua bulan di kos tersebut. Lalu tumpukan sampa tadi mulai ia bakar. Sebagian sampah yang di kumpulkan ada yang basah, termasuk sebuah handuk orange yang begulung gulung. Lantas handuk itu pun ia angkat dan mencoba untuk melebarkannya.

"Kan kalau di biarkan begitu tidak bisa terbakar, makanya saya ingin melebarkan handuk itu supaya cepat kering," bebernya. Sappe Pasaribu yang saat itu menikmati kegiatannya tiba tiba terkejut. Sebab dari gulungan handuk itu terjatuh sebuah benda menyerupai bayi. Bahkan kondisi bayi itu sudah mulai terbakar. Di dalam gulungan handuk juga terdapat ari ari. Hal ini pun membut Sappe Pasaribu menghentikan kegiatannya.

"Saya terkejut ternyata ada bayi. Saya tak bisa berbuat banyak, akhirnya kejadian ini saya sampaikan ke warga sekitar. Lalu api itu dipadamkan," ungkap Sappe saat di temui di sudut rumah kos.

Suasana kos Sappe yang sepi tiba tiba di ramaiakan oleh warga sekitar. Mereka pun ingin melihat secara langsung tubuh bayi tersebut. Tak lama kemudian, polisi datang ke lokasi.

Begitu juga dengan tim inafis Polresta Barelang, mereka langsung bergerak cepat ke lokasi. Garis polisi pun di bentangkan di sana. Meski demikian, warga sekitar masih tetap mengambil gambar bayi yang sudah terbakar tadi.

"Jadinya, saya menyesal membakar sampah itu. Tanpa sengaja, saya sudah membakar bayi itu," papar Sappe. Kepolisian yang mendatamgi lokasi pun tidak hanya melakukan olah TKP. Bahkan rumah kos berwarna putih itu di periksa. Namun, polisi tidak menemukan hal hal yang berkaitan dengan kasus penemuan bayi. Hingga akhirnya, polisi memeriksa semua penghuni kos. Mereka pun di bawa ke kantor kepolisian sektor Batuaji untuk di mintai keterangan lebih lanjut. 

"Ia, semua penghuni kos akan kita periksa, termasuk orang yang pertama menemukan," ungkap Kompol Syafruddin Dalimunthe, Kapolsek Batuaji. 

Syafruddin Dalimunthe melanjutkan, kondisi bayi yang di temukan sudah terbakar. Namun tubuh bayi masih utuh. Sampai saat ini juga, Syafruddin Dalimunthe belum bisa memastikan berapa umur bayi.

"Bahkan, kapan meninggal kami belum tahu. Namun yang pastinya, bayi itu bukan baru meninggal, sebab kondisinya sudah mengeluarkan bau busuk," ujarnya lagi.(jho)