Kamis, 26 Juli 2018, 14:43
Kasus Mayat Bayi Terbakar di Batuaji Terbongkar

Disimpan Seminggu di Kamar Kos, Mayat Bayi Membusuk

BATAM, POSMETRO.CO : Kasus bayi ditemukan di tempat sampah dengan kondisi tak bernyawa dan sudah terbakar,  di Perumahan Mukakuning Permai II (Pemda II) Jalan Bunguran Timur no 419, Kecamatan Batuaji, pada Rabu (25/7) kemarin, akhirnya terbongkar.

Ibu yang tega membuang bayinya itu adalah EN (24). Selama ia mengandung bayi, dirinya memang pandai untuk menutupinya. Kebetulan juga, perutnya tidak terlalu besar. Nah, setelah tiba waktunya. Janin itu pun harus di keluarkan dari rahim EN. Meskipun demikian, ia selalu berusaha menutupi kelahiran anaknya. Saat di lahirkan, EN bingung untuk menyembunyikan bayi yang lahir tanpa ayah. Tak ada pilihan lain, EN akhirnya menutupi keberadaan mayat bayinya dengan cara menyimpan di dalam rumahnya. Tapi, lama kelamaan bayi itu membusuk hingga mengeluarkan bau yang cukup menyengat.

Dengan diam diam, EN membuang bayinya ke tempat sampah depan kosnya. Bahkan lima penghuni kos lain tidak mengetahui tentang bayi itu. Hingga akhirnya, Sappe Pasaribu (23) berniat untuk membakar sampah di depan kosnya. Tak sengaja ia menemukan bayi, tubuh bayi itu pun sudah terbakar.

Saat bayi tersebut ditemukan, polisi langsung melakukan olah TKP. Bahkan isi kos di Jalan Bunguran Timur no 419 itu dilakukan penggeledahan. Namun saat itu petugas tidak menemukan benda ataupun hal yang dicurigai. Ketika polisi mengumpulkan 6 orang penghuni kos, hanya satu orang yang susah diajak ke kantor polisi, yakni EN. Dan saat ia keluar dari rumah kos, Elma terlihat pucat. Gadis bekulit putih dan mengenakan baju hitam itu akhirnya di bawa ke kantor polisi bersama lima teman kosnya.

"Iya, EN ibu kandung dari bayi yang terbakar itu," ungkap Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki ketika di wawancarai, Kamis(36/07) dini hari. Hengki menyebut, pihaknya akan melakukan pengembangan apakah bayi itu merupakan hasil hubungan gelap atau nggak. Tapi yang pastinya, bayi itu sudah meninggal pada Rabu (18/7) lalu. Kemudian, bayi di buang ke tempat sampah pada hari Rabu (25/7) subuh.

"Jadi bayi itu sudah meninggal sejak seminggu lalu. Sebelumnya masih di simpan di sebuah ruangan kosong di dalam kosnya, karena sudah mengeluarkan bau, barulah dibuang ke tempat sampah," ujarnya.(jho)