Kamis, 26 Juli 2018, 15:10

Tiga Jambret Dibekuk di Karimun, Satu Kena Timah Panas

KARIMUN, POSMETRO.CO : Jajaran Sat Reskrim  Polres Karimun berhasil mengamankan tiga pelaku penjambretan, satu diantaranya harus dilumpuhkan dengan timah panas di kaki karena berusaha kabur.

Penangkapan terjadi pada Senin (23/7/2018) pukul 17.00 WIB, sata itu tim opsnal mendapat informasi dari masyarakat diketahui adanya transaksi jual beli mencurigakan, bahkan diduga kuat merupakan hasil curian, polisi pun langsung meluncur mengecek dan  ternyata benar merupakan barang curian milik korban atas nama Desi Yuliani, polisi pun langsung mengamankan seorang pria bernama  Jefriz dari tangan didapatkan satu hape Samsung J5. Dari keterangan Jefrizal polisi terus menyusuri keterlibatan pelaku lain, Jefrizal pun mengaku telah membeli secara online hape tersebut. Polisi Pun melacak salah satu akun yang sebut pelaku. Dari situ akhirnya dilakukan penangkapan terhadap kedua orang  yakni Yosi dan Saputra keduanya kepada polisi mengaku mendapatkan hape dari pria bernama Andi S.

“Dari situ kita terus kembangkan dan akhirnya mengerucut ke satu nama Andi S kemudian sekitar pulul 22:30 WIB kita lakukan pengejaran dan akhirnya berhasil mengamankan Andi S. Setelah diamankan ternyata juta merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pelaku kita amankan di daerah Bukit Tiung Kecamatan Karimun,” ucap Kapolres Karimun, Akbp Hengky Pramudya Sik melalui Kasat Reskrim Akp Lulik Febriantara Sik. 

Dari keterangan pelaku  Andi ianya mengakui telah melakukan pencurian barang milik korban  Desi Yuliana, bukan hanya di situ pelaku juga mengaku aksinya di  beberapa TKP Lainnya.  Pelaku pun harus dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kirinya Karena sempa ingin kabur dan melawan petugas saat diamankan.

“Dari tangan pelaku Andi kita amankan barang bukti hape Nokia Senter,  hape Samsung J5, hape Leonovo dan satu Tas Bonia milik korban,” tegas Lulik.

Selanjutnya terhadap pelaku dan barang bukti di bawa ke RSUD untuk diobati dan kemudian akan diamankan di Polres Karimun. Sampai saat ini kasusnya masih dalam pengembangan.

“Kita masih kembangkan terkait Tkp-tkp lainnya,” pungkas Lulik.

Ketiga pelaku diamankan atas laporan korban dengan nomor LP-B/81/VII/2018/KEPRI-SPKT KARIMUN pada  17 Juli 2018 kemarin. Aksi pelaku dilakukan saat korban sedang shalat Dhuhur di masjid Ibadurrahman Sei Lakam, Kecamatan karimun.(ria)