Jumat, 27 Juli 2018, 17:00

Usai 40 Rumah Direndam Banjir, Warga Tiban Koperasi Mengadu ke Pemerintah

BATAM, POSMETRO.CO : Pasca hujan lebat yang melanda Batam pada Rabu (25/7) kemarin, warga Tiban Koperasi, Sekupang, mengadukan banjir di wilayahnya kepada Pemerintah. Kamis (26/7), adapun tiga tuntutan masalah banjir tersebut akan disampaikan ke Wali Kota Batam, sehingga ada solusi yang diberikan.

Adapun tiga tuntutan yang diubgkapkan warga, yakni menghentikan aktivitas pengembang yang telah melakukan penimbunan kolam retensi. Kedua, mengembalikan fungsi lahan tersebut seperti sedia kala sebagai kolam retensi. Dan ketiga, mencabut segala macam izin yang berhubungan dengan  segala aktivitas di lahan tersebut.

Mustaqfirin, Ketua RW 06 Kelurahan Tiban Baru, mengatakan bahwa banjir parah yang menenggelamkan 40 rumah di Tiban Koperasi, merupakan dampak dari pembangunan perumahan di area kolam retensi. Kolam yang harusnya jadi titik berkumpulnya air, ditimbun sehingga air meluber ke rumah-rumah warga.

"Kita minta kembalikan fungsi lahan. Di sana ada sekitar 600 KK di RW 06. Yang terdampak parah 40. Belum kita hitung berapa kerugian yang terjadi," kata Mustaqfirin.

Warga juga sudah mengadukan hal ini ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Mereka meminta, agar izin developer yang ada di sekitaran lokasi, diverifikasi ulang. Untuk sementara, warga meminta agar kegiatan di area dibekukan sementara.

"Dampaknya luar biasa. Ini baru pertama kali sejak 20 tahun yang lalu. Padahal, sejak lama kami sudah mewanti-wanti terhadap banjir ini," ungkapnya.

Dia juga menceritakan, bahwa proyek developer di area kolam retensi itu sudah berjalan sekitar satu tahun yang lalu. Dari awal, warga setempat sudah menegaskan bahwa proyek tersebut akan berdampak ke warga. Namun, belum ada tindakan.

"Sekarang terjadi. Padahal dulu warga juga sudah menganalisis ini akan banjir," ungkapnya. Untuk saat ini, warga sudah mengadukan masalah ini ke Pemko. Rencananya, mereka juga akan mendatangi BP Batam, untuk mengadukan hal yang sama. (iik)