Kamis, 02 Agustus 2018, 15:05

MUI Kepri Minta Jangan Lakukan Vaksin Rubela Dulu

BATAM, POSMETRO.CO : Rencana vaksinasi campak/measles dan rubella (MR) yang akan dilaksanakan secara nasional, termasuk di Provinsi Kepri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri justru mengimbau agar proses vaksinasi tersebut tidak buru-buru dilakukan.

Hal ini karena MUI belum mendapatkan titik terang apakah vaksin yang digunakan sudah jelas halal atau belum. Sehingga masyarakat diharapkan bersabar menunggu Lembaga Pengawas Obat dan Makanan (LP-POM) MUI melakukan penelitian terhadap vaksin tersebut.

"Kita harapkan masyarakat bisa menunggu, kita imbau untuk tidak melakukan vaksinasi dulu sampai statusnya dikeluarkan MUI pusat," kata Edi Safrani, Sekertaris MUI Kepri, ketika dihubungi pada Rabu (1/8).

Safrani melanjutkan, MUI pusat juga akan melakukan pertemuan dengan Kementerian kesehatan untuk membahas terkait vaksin ini. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana memyampaikan pihaknya tetap melanjutkan instruksi yang memang berlaku secara nasional ini. Vaksinasi ini juga sudah berdasarkan fatwa MUI nonor 4 tahun 2016 lalu terkait dengan imunisasi untuk mencegah penyakit.

Selain itu, Dinkes juga berpegang pada Undang-Undang (UU) tentang kesehatan dan UU tentang perlindungan anak sehingga vaksinasi ini dinilai sudah sepantasnya dilakukan.

"Kita tetap lanjut, ini juga diberlakukan secara nasional, kalau kita tidak melakukan maka itu artinya kita tidak mengikuti instruksi pusat," kata Tjetjep.(abg)