Kamis, 13 September 2018, 15:51
3 Tahun Berlalu, Polisi Kembali Olah TKP Kasus Kematian Chyntia

Ada Petunjuk Mengarah ke Pelaku

BATAM, POSMETRO.CO : Tiga tahun lalu ada kasus yang sempat menghebohkan warga Batam, yakni  penemuan jenazah perempuan di sekitaran Hotel Vista Batam. Belakangan, wanita itu di ketahui bernama Chyntia. Meski kasusnya sudah lama berlangsung, tapi Ditkrimum Polda Kepri kembali melakulakan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), Kamis (13/09) siang. 

Saat berada di lokasi, terlihat petugas Satreskrim Polresta Barelang dan Ditkrimum Polda Kepri mengamati dan mengukur tempat penemuan jenazah yang berada persis di parit samping jalan aspal. AKBP Ari Darmanto, Wadirkrimum Polda Kepri mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu pelayanan kepada masyakarat untuk mengungkap kasus pembunuhan Cinthya. Dalam hal ini, Ditkrimum Polda Kepri melakukan back up kepada Polresta Barelang. 

"Ini kami lakukan atas perintah pimpinan, sehingga kami melakukan olah TKP ulang untuk mengetahui siapa pelaku pembunuhan sebenarnya," ucapnya saat di temui di lokasi.

Ari melanjutkan, di saat itu memang ada tiga kasus pembunuhan beruntun, semua korbannya adalah wanita. Bahkan motif pembunuhannya hampir sama, tapi polisi belum bisa memastikan apakah pelakunya orang yang sama juga.

"Nah, inilah yang perlu kita pastikan, makanya kita ke sini," ujarnya. Ari mengakui, memang ada orang yang sudah dicurigai sebagai pelaku pembunuhan Chyntia. Dan saat melakukan olah TKP ulang, ada fakta fakta baru yang ditemukan. 

"Dari temuan baru di TKP ini, kuat dugaan pelakunya adalah orang yang kita curigai," sebutnya. Masih dengan Ari, apa pun sifatnya untuk mengungkap kasus pembunuhan ini akan selalu di lakukan, termasuk olah TKP ulang, memanggil saksi dan meminta keterangan dari berbagai sumber. 

"Sebenarnya usaha kita sudah mendekati sasaran, ada beberapa petunjuk dan sudah mengarah kepada yang kita duga tadi," paparnya. Selanjutnya, Dirkrimum Polda Kepri akan terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan yang di alami Cinthya. Semua itu di lakukan untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat supaya tak resah.

"Kami sengaja membentuk tim supaya mengumpulkan data yang valid," pungkasnya.

Setelah melakukan olah TKP di sekitaran Hotel Vista Batam, Ditkrimun Polda Kepri bersama Satreskrim Polresta Barelang kembali mendatangi lokasi penemuan korban pembunuhan lain di sekitaran Sungai Ladi. Tujuannya adalah untuk melakukan pembandingan antara TKP yang satu dengan TKP lainnya. (jho)