Jumat, 14 September 2018, 11:07

Penyeludup Mikol Diterjang Peluru, Satu Tewas, Satu lagi Dirawat

KARIMUN, POSMETRO.CO: Aksi penyeludupan terus menjadi perhatian Tim Koarmada I dan Lanal Tanjungbalai Karimun. Dua dari 10 pelaku yang diduga melakukan aksi penyeludupan minuman alkohol (Mikol) tertembak. Satu orang tewas atas nama Kasman (23) warga Tanjungpelanduk, Kecamatan Moro, sementara satu lagi dalam keadaan masih dirawat di RS Bakhti Timah.


Aksi penyergapan penyeludupan Mikol dari Jurong Port, Singapura tersebut terjadi pada Rabu (12/9/2018) malam.


Dalam rilisnya pada Kamis sore sekitar pukul 17.30 Wib kemarin, Wakil Danlantamal IV Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Teguh Iman menyatakan  Koarmada I bersama jajarannya yakni Lanal Tanjungbalai Karimun sangat serius dalam melakukan pemberantasan penyeludupan.
Mikol tersebut berasal dari luar negeri.


Aksi penyeludupan ini diduga dilakukan dengan melakukan aktifitas perpindahan barang dari kapal ke kapal yang dilakukan di perairan. “Penangkapan berawal setelah tim kita mendapatkan informasi ada kegiatan pengangkutan ilegal. Selanjutnya dilakukan pengintaian di Perairan Riau pada Rabu (12/9) malam. Saat itu ditemukan aktifitas kapal speed boat yang mencurigai dengan kecepatan tinggi melintas di perairan tersebut,” ucap Imam. 


Kemudian, lanjutnya pihaknya  sempat melakukan pengejaran namun speedboat berhasil melarikan diri.  


Sementara Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro menambahkan saat speed boat yang diduga pelaku berhasil melarikan diri, pihaknya tak berhenti sampai disitu. Tim tetap menunggu di sekitar perairan tersebut. Selang Satu jam kemudian pihaknya kembali melihat aksi speed boat yang sama.


’’Saat itu dilakukan pengejaran kembali dan terjadi kejar-kejaran, kemudian dilakukan tembakan peringatan, namun tak diindahkan,” ucap Catur.


Speed boat dengan mesin tempel 5 buah dengan kekuatan 200 PK tersebut justru melakukan perlawanan, pelaku mencoba menabrak kapal patroli TNI AL. “Beruntung anggota kita cepat menghindar. Aksi perlawanan pun terus dilakukan, pelaku penyeludupan dengan kecepatan tinggi memutari kapal patroli TNI AL beberapa kali sehingga menimbulkan gelombang yang kuat. 


’’Kapal patroli bergoyang hingga hampir terbalik. Kemudian mereka kembali melakukan aksi dengan akan menabrakan kapal patroli kita. Namun, kembali dapat dihindari,” terangnya.


Atas perlawanan tersebut pihaknya mengambil tindakan tegas untuk melumpuhkan speedboat dengan melepaskan tembakan ke arah mesin kapal. Hingga tiga unit mesin tempel yang ditumpangi pelaku berhasil tertembus timah panas dari senjata petugas. 


”Ada tiga mesin yang berhasil kita lumpuhkan, dan saat itu benar, dua orang pelaku penyelundupan, yakni RN dan KN terkena tembak peluru,’’ ceritanya.


Dan akhirnya kapal pelaku berhasil dilumpuhkan petugas. Pelaku penyelundupan yang mengalami luka tembak langsung dibawa ke puskesmas Tanjungbatu untuk mendapatkan perawatan. 
Namun, satu pelaku berinisial KN akhirnya meninggal bebeapa jam kemudian. 


“Jenazahnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Tanjungpelanduk, Kecamatan Moro. Sedangkan, sementara satu lagi RN masih menjalani perawatan di RS Bhakti Timah,” tegasnya.


Sementara setelah dilakukan pengamanan dan pemeriksaan di atas kapal viber bermesin 5 unit tersebut ditemukan lebih dari 200 kotak mikol yang diawaki 10 orang di dalamnya.


“Untuk proses lebih lanjut delapan pelaku lainnya kita amankan berikut barang buktinya dan di bawa ke Lanal Tanjungbalai  Karimum,” pungkasnya.(ria)