Jumat, 14 September 2018, 14:06

Mabuk Tuak, Payudara Cewek Diremas, Lalu...

BATAM, POSMETRO.CO : Teriakan wanita berinisial NS (25) terdengar nyaring. Warga menduga NS menjadi korban penjambretan. GP, tersangka yang mengendarai sepeda motor Honda Supra, langsung dikejar massa.

Berjarak 100 meter, lajang 28 tahun itu berhasil dipepet. Ia dipaksa berhenti. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/9) sekitar pukul 22.30 WIB di jalan S Parman.

Tak lama kemudian, NS berhenti di tempat GP diamankan. Warga Pancur Pelabuhan, Kelurahan Tanjung Piayu, Sei Beduk itu menangis. Ia mengaku jika payudaranya diremas tersangka.

Warga geram. Pria itu nyaris bonyok dihajar massa. "Marahlah orang pas tahu itu," kata Reno, warga Bidaayu yang mengetahui kejadian tersebut, Jumat (14/9) siang.

Pengguna jalan lainnya banyak berhenti. Khawatir pria tersebut menjadi bulan-bulanan, warga pun menyerahkannya ke Polsek Sei Beduk. 

"Sudah kita amankan. Dia sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Budi Santosa saat ditemui di ruang kerjanya. 

Diceritakan Budi, kejadian tersebut berawal saat korban dari Perumahan Bidadari, Kelurahan Mangsang, Sei Beduk. Wanita berhijab hendak pulang ke rumahnya. 

"Jalan waktu itu sepi. Korban juga sendirian," sebutnya.

Sesampai di Pintu dua Perumahan Bidaayu, Sei Beduk, korban dipepet tersangka dari sisi sebelah kanan. Tangan kiri tersangka menjangkau dada korban. Payudara korban diremas dua kali. 

"Sampai di Polsek Sei Beduk, korban masih menangis," ungkapnya.

Malam itu juga, tersangka diproses secara hukum. Pada polisi, GP mengaku baru enam bulan berada di Batam. Pria tersebut bekerja sebagai penjaga lapau minuman tuak. 

Saat melakukan aksinya, GP menyebut sedang dalam pengaruh minuman keras. (ddt)