Selasa, 18 September 2018, 15:27

Dua Kapal pencuri Ikan Asal Vietnam Ditangkap di Perairan Kepri

BATAM, POSMETRO.CO : Polisi Perairan Daerah Kepri kembali menangkap dua kapal ikan asal negara Vietnam yang diduga melakukan ilegal fishing. Dari ke dua kapal, petugas menemukan satu ton ikan campur, lalu mengamankan 12 orang Anak Buah Kapal(ABK) serta nahkoda.

Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Benyamin menerangkan, penangkanapan pelaku ilegal fishing bermula ketika KP Bala Dewa 8002 melaksanakan patroli di kawasan perairan Natuna Utara, Rabu(12/9) pukul 02.30 WIB. Saat itu, KP Bala Dewa 8002 mendeteksi 2 kapal penangkap ikan di posisi 05° 50. 162' U - 105° 52.358' T.

"Begitu mendeteksi adanya kapal pencuri ikan, anggota langsung melakukan pengejaran," ucapnya saat melaksanakan espos di dermaga Batuampar, Senin (17/09).

Kedatangan kapal KP Bala Dewa 8002 itu pun membuat dua kapal pencuri ikan kelabakan dan berusaha kabur. Namun usaha mereka untuk kabur tidak membuahkan hasil. Tepatnya pukul 03.00 WIB, kapal BT 92684 TS berhasil di tangkap pada posisi 05° 55. 984' N - 105°.55. 178' T.

"Kapal tersebut langsung di periksa, ternyata kapal asal Vietnam ini tidak memiliki dokumen yang sah," tuturnya. Dari kapal BT 92684 TS, di temukan ikan campuran sebanyak 1 ton, 10 ABK, dan beberapa alat tangkap ikan yang sudah di larang. Namun penangkapan ini tidak hanya berhenti di situ saja, KP Bala Dewa 8002 kembali melakukan pengejaran terhadap kapal BT93528 TS yang masih berusaha kabur.

"Tepatnya pukul 03.30 WIB, kapal BT93528 TS berhasil di tangkap pada posisi 05° 56.236' U - 106° 00. 992' T," jelasnya. Dari kapal BT93528 TS, petugas mengamankan 1 ABK dan 1 Nahkoda kapal. Setelah di periksa, kapal tersebut tidak memiliki dokumen yang sah. Namun petugas tidak menemukan barang bukti berupa ikan, sebab semua hasil tangkapan itu sudah terlebih dahulu di over ke kapal penampung lainnya.(jho)