Minggu, 23 September 2018, 10:47

Dua Celurit Diamankan dari Pengendara Motor

KARIMUN, POSMETRO.CO:  Jajaran Polres Karimun terus meningkatkan keamanan. Operasi dengan sandi Cipta Kondisi (Cipkon) difokuskan pada barang-barang bawaan pengendara roda dua maupun roda empat. Dalam razia yang digelar Sabtu (22/9/2018) sekitar pukul 21.30 Wib polisi berhasil menyita dua senjata tajam jenis celurit dari dua pengendara roda dua yang melintas di lokasi razia.


Operasi Cipkon ke empat kalinya ini dimulai dengan apel bersama di Polsek Meral, dalam apel cipkon ini melibatkan sejumlah satuan baik dari Polres Karimun hingga polsek-polsek.


Waka Polres Karimun, Kompol Agung Gima Sunarya Sik langsung turun ke lokasi bersama sejumlah kasat dan sejumlah Kapolsek di Pulau Karimun besar.


Dikatakan Gima, razia Cipkon merupakan razia rutin untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Targetnya bukan kelengkapan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Namun targetnya fokus pada barang bawaan pengendara.


“Target kita hanya barang bawaan, razia fokus pada senjata tajam, narkoba dan barang-barang terlarang lainnya. Dengan razia ini kita berharap dapat menurunkan angka kejahatan jalanan, setidaknya mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan,” ujar Gima.


Sementara dalam razia tersebut dua pengendara motor matic yang sedang melintas di lokasi razia terpaksa harus berurusan dengan polisi, pasalnya di dalam jok dua pengendara motor yang dikenakannya polisi menemukan dua senjata tajam jenis celurit.Keduanya pun langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Meral.


Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto yang dikonfirmasi mengatakan kedua pengendara yang membawa senjata tajam langsung dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan.


“Dalam razia Cipkon kita temukan sajam dua buah, dan pembawanya sudah kita mintai keterangan dan tadi malam juga kita bina dan kita berikan pengarahan agar tidak lagi membawa senjata tajam meski bukan miliknya, kita juga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan hal tersebut lagi,” terang Hadi.


Usai diberikan pembinaan dan pengarahan dan dimintai keterangan kedua pengendara di perbolehkan kembali ke rumahnya.(ria)