Selasa, 25 September 2018, 20:18
Nasi BebekBu Modung Mega Legenda

Daging Empuk, Tak Amis dan Dijamin Lezat

DI pojok meja warung Nasi Bebek Bu Modung,  terlihat pasangan remaja menikmati makanan yang disajikan di depannya.

Di meja bundar berkursi plastik, keduanya tampak asyik makan bebek goreng di piring masing-masing,

Saking lahapnya menikmati bebek goreng itu, keduanya sampai-sampai tak sempat memperhatikan kedatangan temannya, yang sedari tadi memperhatikannya.

Amir, remaja tersebut mengaku tengah berkonsentrasi pada makanan yang disantapnya itu, karena sangat nikmat dan lezat. 

"Bebek di warung Bu Modung ini memang benar-benar lezat. Saya awalnya bukan penikmat daging bebek, tapi setelah makan nasi bebek Bu Modung ini, jadi mau nambah lagi," ujarnya menceritakan masakan yang baru disantapnya.

Lalu ia bercerita, awalnya sempat menolak ajakan sang pacar untuk menikmati masakan bebek. Namun sang pacar menjaminnya, jika masakan nasi bebek Bu Modung khas Madura sangat lezat, tidak amis.

"Akhirnya saya menikmatinya. Memang benar kata pacar saya bila nasi bebek Bu Modung sangat enak. Lain dari pada lainnya," ujarnya.

Diulas Amir, tekstur daging bebek goreng buatan Bu Modung sangat empuk, sekali cubit dagingnya terikut. "Tadi sempat termakan juga tulangnya juga empuk, kriuk- kriuk," katanya.

Penasaran dengan ucapan Amir, POSMETRO juga memesan seporsi nasi bebek Bu Modung. Beberapa menit kemudian pesanan diantar. Bebek goreng yang terbalur bumbu cukup banyak tersaji di satu piring, bersanding dengan sambel mangga dan lalapan. Menggugah selera.

Di atas nasi di piring terpisah, ditaruh sambel khas Madura yang terbuat dari kelapa. Ada juga semangkok sayur asem. 

Memang benar apa kata Amir, daging bebek goreng itu sangat renyah serta gurih. Apalagi bila dikombinasikan dengan sambel mangganya. Mak nyus. Ingin tahu berapa harganya? Anda cukup merogoh  kocek Rp 23 ribu saja. Warung ini berada di Mega Legenda, Batamcentre, tepat di seberang jalan warung sate Madura Hamnoer.

Owner Warung Nasi Bebek Bu Modung, Nur, mengatakan, warungnya ini baru buka beberapa hari lalu, dan Alhamdulillah  respon pembeli cukup antusias. Karena itu ia berencana membuka cabang untuk memenuhi permintaan konsumennya di beberapa wilayah seperti di Tiban.

Untuk bahan bebeknya, ia langsung mendatangkan dari Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan jam operasional, buka dari sebelum jam makan siang atau sekitar jam 11.00 wib dan tutup jam 12 malam.

"Selain bebek goreng juga ada sop bebek dan sop ayam. Harganya juga sama," ujar pria asal Kabupaten Bangkalan, Madura ini.(waw)