Minggu, 30 September 2018, 23:16

Edukasi Berkendara dari Honda Untuk Pelajar dan Pekerja

BATAM, POSMETRO.CO : Capella Honda saat ini, telah menyelesaikan sebagian besar program edukasi keselamatan berkendara(safety riding). 

Edukasi tersebut tidak hanya di sosialisasikan kepada para pelajar, bahkan karyawan perusahaan juga ikut diberikan edukasi tentang pentingnya safety riding.

"Bulan September ini, tim safety riding Capella Honda hampir menyelesaikan program edukasi safety riding kepada masyarakat, baik pelajar maupun karyawan perusahaan," kata PIC Safety Riding Capella Honda, Budi Winarto.

Budi menyebut, Honda sudah melakukan safety riding goes to school dengan target 18 sekolah yang masih betada di sekitaran Kepri. Hingga kini, sudah 16 sekolah yang dilakukan edukasi tentang pentingnya safety riding dalam berkendara. 

"Sekolah-sekolah itu antara lain SMA Negeri 2 Karimun dan SMA Mahabodhi Tanjung Balai Karimun, SMKN 1 Gunung Kijang serta SMKN 3 Tanjung Pinang dan Sekolah Pelnusa Tanjungpinang," ujarnya saat di wawancarai, Minggu (30/09).

Untuk di kota Batam sendiri, Budi mengatakan sudah melakukan edukasi safety riding di 11 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Edukasi tersebut diadakan langsung oleh Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepri. 

"Apakah hanya sekolah yang diedukasi oleh Capella Honda? Tentu tidak," terang Budi.

Untuk selanjutnya, Honda juga melakukan edukasi safety riding goes to public yang targetnya adalah anggota komunitas motor Honda (community), karyawan perusahaan (private company) dan instansi pemerintah (government).

Menurut Budi, Kota Batam notabene kota industri. Dengan demikian, banyak perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan tim safety riding Capella Honda. 

Salah satunya PT OSI Electronic dan PT Patlite. Di samping itu, ada juga perusahaan yang baru diberi edukasi safety riding, yakni PT Yokohama di kawasan industri Kabil.

"Rata-rata perusahaan meminta edukasi indoor yaitu presentasi dengan menggunakan powerpoint, serta simulator berkendara Honda riding trainer," terang Budi. 

Dilanjutkan Budi, Honda riding trainer sendiri adalah simulator berkendara sepeda motor yang memungkinkan seseorang belajar mengenali potensi bahaya dengan cara yang aman dan nyaman. Untuk itu, edukasi ini sangat penting di sosialisasikam kepada masyarakat.

"Dengan mengenali potensi bahaya maka pengendara dapat menghindari hal-hal yang tidak di inginkan di jalan raya. Itu sesuai slogan safety riding Honda yaitu, cari aman," tutup pria yang sudah 9 tahun berkutat di edukasi safety riding.

Terpisah, Toni Hadi Wibowo selaku Honda Customer Care Manager PT CDN Kepri memgatakan, tujuan utama acara ini adalah untuk mensosialisasikan bagaimana berkendara dengan aman dan nyaman. Dengan demikian, angka kecelakan bisa berkurang.

"Harapan kita, safety riding menjadi budaya dalam berkendara sehingga angka kecelakaan berlalu lintas bisa ditekan," ujarnya dengan singkat. (jho)